Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh mengikuti kegiatan monitoring implementasi indikator Kabupaten/Kota Ber-Aksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Selasa (7/7/2026).
Langkah ini dilakukan guna memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mempertahankan predikat daerah percontohan antikorupsi.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang membuka langsung pertemuan tersebut menegaskan bahwa predikat Kabupaten/Kota Ber-Aksi merupakan amanah besar yang harus terus dijaga.
“Pemko Payakumbuh bertekad memastikan tidak ada ruang bagi praktik pungutan liar, gratifikasi, maupun bentuk penyimpangan lainnya,” tegas Zulmaeta.
Menurutnya, penguatan integritas wajib diwujudkan dalam setiap tahapan pemerintahan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi pembangunan.
Sistem yang transparan, kata dia, adalah fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik berkualitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Dalam upaya meminimalkan penyimpangan, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengoptimalkan Mal Pelayanan Publik (MPP).
Di sisi pengawasan, Inspektorat Daerah juga memperketat audit, pemeriksaan khusus, hingga investigasi terhadap berbagai program strategis.
Partisipasi publik turut diperkuat melalui beragam kanal seperti Posko Saber Pungli, Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), Whistle Blower System (WBS), serta SP4N-LAPOR!.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, memaparkan bahwa implementasi indikator ini mencakup enam aspek utama, termasuk internalisasi budaya antikorupsi dan kearifan lokal.
Rida menyebut capaian Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025 Payakumbuh menyentuh angka 76,55, melampaui rata-rata nasional sebesar 73,32.
“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan tanggung jawab yang harus kita laksanakan dengan penuh integritas,” ujar Rida.
Hasil tersebut kini menjadi dasar penyusunan lima area rencana tindak lanjut untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi di daerah.
Kegiatan monitoring ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman serta jajaran kepala perangkat daerah dan pimpinan BUMD di lingkungan Pemkot Payakumbuh.






