Kabupaten AgamPemerintah

Agam Beri Bantuan Makanan Olahan Ikan Atasi Stunting 165 Keluarga

558
×

Agam Beri Bantuan Makanan Olahan Ikan Atasi Stunting 165 Keluarga

Sebarkan artikel ini

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berencana mendistribusikan bantuan makanan olahan ikan kepada 165 kepala keluarga pada tahun 2025.

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan asupan gizi untuk menekan prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Menurut Rosva Deswira, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, bantuan tersebut akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Erianto, yang menjabat Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Hasil Olah Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, menambahkan bahwa makanan olahan ikan yang akan diberikan mencakup abon ikan dan otak-otak ikan, di antara jenis lainnya.

Bantuan ini ditujukan bagi keluarga-keluarga yang tergolong berisiko tinggi mengalami stunting, sebagaimana tercantum dalam surat keputusan bupati setempat.

Data penerima bantuan ini, lanjutnya, bersumber dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Agam.

Rosva Deswira menjelaskan program penyaluran bantuan makanan olahan ikan merupakan kegiatan rutin tahunan dari Pemerintah Kabupaten Agam. Pada tahun sebelumnya, program serupa telah menjangkau 200 kepala keluarga.

Program ini, ungkapnya, merupakan upaya dalam meningkatkan gizi masyarakat berisiko stunting dan mencegah stunting di daerah tersebut.

Ia menekankan pemberian makanan olahan ikan ini dapat mencegah gagal tumbuh pada anak yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis.

Pemerintah Agam melibatkan berbagai dinas terkait dalam penanganan stunting, masing-masing sesuai dengan bidangnya.

Dengan pendekatan ini, diharapkan masalah stunting dapat teratasi secara efektif, sehingga mencegah kejadian gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis di Agam.

“Dinas lain melakukan penanganan sesuai bidang, sehingga stunting bisa diatasi,” katanya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.