Buaya Bertelur di Kebun Sawit

Warga Diimbau Jauhi Area Reproduksi

AGAM, KABAR SUMBAR-Masyarakat Tiku V, Jorong Ujung Labuang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) dikejutkan munculnya seekor buaya di dekat muara. Kemunculan buaya tersebut langsung ditangani Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Selasa (8/1/2019).

Buaya diprediksi memiliki panjang empat meter itu diketahui pertama kali oleh salah seorang warga, akhir pekan kemarin (4/1/2019). Tidak ingin mengambil risiko, warga bersama bhabinkamtibmas melaporkan perihal ini ke kantor BKSDA Resor Agam.

Ade Saputra, anggota Pengendali Ekosistem Hewan BKSDA, Resor Agam mengatakan, pihaknya segera menuju lapangan dan memberi garis pembatas berupa imbauan. Hal ini guna mempertimbangkan keselamatan warga sekitar terhadap jarak dengan satwa dilindungi itu.

Warga ditekankan agar tidak memasuki area radius 10 meter. Sebab, dapat membahayakan jiwa, dimana satwa saat musim kawin bersifat agresif. Maka, dipasang rambu-rambu pengenal agar tidak mendekati area.

Sambung Ade, kondisi satwa tersebut sedang menetas telurnya dan tengah mengerami dekat muara sungai. Ini akan terus dipantau supaya proses produksi satwa tersebut berjalan normal. Proses penetasan itu berlangsung sampai 50 dan atau 80 hari dan akan ada setiap harinya tiga sampai empat petugas melakukan pemantauan ke lapangan.

“Kami akan pantau secara berkala sampai proses penetasan,” ungkap Ade.

Ia menuturkan, di 2018 dan bulan yang sama, pihaknya pernah menemukan buaya di kawasan muara sungai dekat perkebunan kelapa sawit itu. Apabila kondisi air muara sungai di sana mengering, besar kemungkinan akan dipindahkan dari lokasi awal berjarak 500 meter.

“Apabila mengering seperti tahun lalu akan kami pindahkan, sehingga proses penetasan satwa tersebut berjalan baik,” pungkas Ade.

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...