Caleg dan Data Pemilih Bermasalah, Laporkan ke KPU

Komisioner KPU Sumbar, Gebril Daulai ketika silaturrahmi dengan jurnalis. Foto : Hijrah Adi Sukrial
Komisioner KPU Sumbar, Gebril Daulai ketika silaturrahmi dengan jurnalis. Foto : Hijrah Adi Sukrial
Komisioner KPU Sumbar Gebril Daulai saat Silaturrahmi dengan jurnalis. Foto : Hijrah Adi Sukrial
Komisioner KPU Sumbar Gebril Daulai saat Silaturrahmi dengan jurnalis. Foto : Hijrah Adi Sukrial

PADANG, KABARSUMBAR – Partisipasi pemilih sangat menentukan kesuksesan setiap tahapan pemilu. Mulai dari pendataan daftar pemilih sementara hingga daftar caleg sementara hendaknya ada peran aktif masyarakat.

Hal di atas disampaikan Komisioner KPU Sumbar, Gebril Daulai saat Silaturrahmi Komunitas Pemerhati Pemilu dan Demokrasi, Jurnalis dan Pemilih Pemula Kota Padang di salah satu cafe di Kota Padang, Senin (9/7/2018).

Gebril memaparkan, ada beberapa sumber informasi pemilu, yaitu televisi, media cetak dan online, ketua RT/kepala jorong, serta kepala desa/wali nagari.

Untuk itu, menurut Gebril, media massa perlu mengabarkan semua tahapan pemilu. Saat ini, kata dia KPU sedang melakukan perbaikan daftar pemilih sementara (DPS). “Kalau ini diinformasikan, diharapkan masyarakat mengetahui, sehingga ketika ada warga yang namanya tidak ada dalam DPS, bisa mendaftarkan namanya,” ujar mantan staf ahli KPU RI ini.

Selain nama yang belum masuk, kata Gebril masyarakat juga bisa mengoreksi apabila ada kesalahan data pemilih.

Selain perbaikan DPS, saat ini KPU juga melaksanakan tahapan pendaftaran calon DPR dan DPD. Dalam proses ini, hingga berita ini diturunkan, belum ada partai yang mendaftar. Ketika daftar caleg sementara (DCS) diumumkan, menurut Gebril masyarakat juga bisa memberikan masukan terkait track record para caleg.

“Silakan akses DCS online di website KPU. Silakan telusuri rekam jejaknya, kalau ada yang melanggar aturan silakan laporkan. Pada 2014 ada 9 calon DPR RI dicoret karena masukan masyarakat,” ulas mantan jurnalis Padang Ekspres ini.

(Hijrah Adi Sukrial)