EkonomiPemerintahSumatera Barat

Dony Oskaria Puji Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Sebut Capaian Mahyeldi-Vasko Signifikan

273
×

Dony Oskaria Puji Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Sebut Capaian Mahyeldi-Vasko Signifikan

Sebarkan artikel ini

Pujian ini dilontarkan setelah sebelumnya ia kerap melontarkan kritik tajam terhadap kondisi ekonomi provinsi kelahirannya tersebut.

profil-dony-oskaria,-putra-asal-tanjung-alam-tanah-datar-yang-ditunjuk-jadi-plt-menteri-bumn
Profil Dony Oskaria, Putra asal Tanjung Alam Tanah Datar yang Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN

Jakarta – Pejabat tinggi BUMN, Dony Oskaria, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada semester pertama tahun 2026.

Pujian ini dilontarkan setelah sebelumnya ia kerap melontarkan kritik tajam terhadap kondisi ekonomi provinsi kelahirannya tersebut.

“Saya kritik keras selama ini karena saya sayang provinsi kampung halaman. Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS, angka Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sumbar naik. Saya memuji dan berharap tren PE Sumbar setiap bulan naik terus,” ujar Dony Oskaria di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Dony secara khusus memuji kinerja Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy atas pencapaian signifikan tersebut.

Dia berharap angka PE Sumbar terus meningkat, bahkan dapat menyamai atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kuncinya adalah kerja keras seluruh pemimpin Sumbar, dan hasilnya semakin dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumbar,” tambahnya.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada Triwulan I 2026 tercatat tumbuh di atas 5 persen, tepatnya 5,02 persen secara tahunan (year-on-year).

Kenaikan ini didorong oleh rehabilitasi infrastruktur pascabencana dan peningkatan konsumsi rumah tangga.

Sebelumnya, kondisi ekonomi Sumbar sempat menjadi perhatian banyak pihak. Pada tahun 2025, PE Sumbar sempat mencatatkan angka terendah se-Sumatera, yaitu 3,94 persen.

Angka tersebut memicu kekhawatiran dan gerakan “Sumbar Bangkit” untuk memulihkan sektor UMKM dan pariwisata.

Meskipun demikian, perbaikan mulai terlihat sejak akhir tahun 2025. Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) regional mencapai 6,83 persen.

Rincian Situasi Ekonomi Sumbar (2025-2026):

Triwulan I 2026: Ekonomi tumbuh 5,02% (yoy), masih di bawah angka nasional (5,6%).
Sektor Penggerak 2026: Rehabilitasi infrastruktur pascabencana, konsumsi rumah tangga, serta peningkatan komoditas unggulan seperti CPO dan gambir.
Kondisi 2025: Pertumbuhan sempat melambat di angka 3,37% – 3,94%, memicu gerakan “Sumbar Bangkit”.
Ketenagakerjaan (Agustus 2024): Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat 70,28% dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun ke 5,75%.
Prospek: Pembangunan infrastruktur, termasuk lanjutan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) Padang-Sicincin, diproyeksikan akan terus memacu ekonomi Sumbar.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.