Agam – Korban tewas akibat galodo (banjir bandang) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus bertambah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 192 orang meninggal dunia hingga Kamis (11/12/2025) pukul 20.00 WIB.
Sebanyak 27 jenazah belum berhasil diidentifikasi.
Selain itu, 72 orang masih dinyatakan hilang.
Palembayan menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yaitu 142 jiwa.
Disusul Malalak (14 jiwa), Tanjung Raya (10 jiwa), Matur, Palupuah, dan Ampek Nagari (masing-masing 1 jiwa).
Korban hilang terbanyak juga berasal dari Palembayan, dengan 66 jiwa.
Saat ini, 4.296 warga mengungsi akibat bencana tersebut.
Banjir bandang dan longsor yang melanda Agam pada akhir November lalu menyebabkan kerugian mencapai lebih dari Rp 682 miliar.






