NasionalSumatera Barat

Ketua KI Sumbar Lakukan Penandatanganan Buku IKIP 2023

566
×

Ketua KI Sumbar Lakukan Penandatanganan Buku IKIP 2023

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

Jakarta – Pada Kamis, 14 September 2023, Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Nofal Wiska, diundang untuk mewakili Komisi Informasi Provinsi se-Indonesia dalam penandatanganan buku Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2023.

Acara ini berlangsung dalam rangka Launching Buku IKIP 2023 dan UU KIP Berhuruf Braille di Lumire Hotel, Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Nofal Wiska menyatakan kebanggaannya atas pengakuan terhadap kinerja Komisi Informasi Sumatera Barat dalam melaksanakan perintah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Atas nama KI Sumbar, tentu ini menjadi sebuah kebanggaan, karena secara tidak langsung kinerja KI Sumbar dalam melaksanakan perintah UU 14 Tahun 2008 diakui oleh KI Pusat.” ucapnya

Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yusgiantoro, memberikan apresiasi kepada seluruh Komisi Informasi Provinsi se-Indonesia yang telah berperan dalam rangkaian kegiatan IKIP.

Donny menyebutkan bahwa pada tahun 2023, Indeks Keterbukaan Informasi Publik secara nasional mengalami peningkatan sebesar 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan hasil dari koordinasi yang baik antara Komisi Informasi Pusat dan Komisi Informasi Provinsi.

Rospita Vici Paulyn, penanggung jawab IKIP, menjelaskan bahwa IKIP adalah alat untuk mengukur implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di seluruh provinsi dan tingkat nasional, yang nantinya dapat menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan.

Acara yang dihadiri oleh berbagai badan publik, lembaga non-struktural, pemerintah provinsi, dan perguruan tinggi ini juga melibatkan perwakilan dari Sumatera Barat, seperti Komisioner Tanti Endang Lestari, Kabid IKP Diskominfotik Indra Sukma, dan Ibnu Sectio. Selain itu, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, juga menerima UU KIP berhuruf Braille dan buku audio untuk disabilitas sebagai bagian dari kegiatan tersebut. Ganefri menyatakan, “Terima kasih KIP RI, ini menjadi motivasi UNP untuk mempertahankan predikat informatif serta memberikan akses informasi publik kepada siapa saja, termasuk untuk masyarakat berkebutuhan khususnya.”

IKIP 2023 merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak awal tahun di 34 provinsi se-Indonesia. Hasil IKIP provinsi ini menjadi dasar untuk mengukur IKIP Indonesia secara keseluruhan. Pada tahun 2023, nilai IKIP Indonesia mencapai 75,40, yang masih dikategorikan sebagai tingkat keterbukaan informasi publik yang sedang.


Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.