Daerah  

KI Sumbar dan Kalteng Diskusi Persoalan PSI ke Jabar

KI Sumbar dan Kalteng Diskusi Persoalan PSI ke Jabar. Foto: Internet

Bandung – Institusi Komisi Informasi (KI) dari dua provinsi lakukan diskusi hangat mengenai penguatan kelembagaan dan penyelesaian sengketa informasi ke KI Jawa Barat (Jabar) pada Kamis, 17 Maret 2022.

Kehadiran para komisioner KI Sumbar dan Kalteng disambut langsung Ketua KI Jabar, Ijang Faisal beserta para komisionernya yang lain. KI Sumbar dan KI Kalteng bertemu dan mengulik pola kerja dari KI Jabar dalam mengelola  institusinya termasuk metode penyelesaian sengketa informasi yang ada di bumi Parahyangan itu.

“Komisioner KI dari Sumbar yang hadir di Bandung itu adalah saya dan saudara Arif Yumardi, sedangkan KI Kalteng yang hadir yakni Mukhlas Rojikin Nor (Ketua), Setni Betlina (Wakil ketua), Rosmilawati (ASE), Banderi Repelita (kelembagaan), dan Daan,” ungkap Komisioner KI Sumbar bidang penyelesaian sengketa informasi, Adrian Tuswandi.

Adrian menyatakan pertemuan bertujuan untuk menyamakan pandangan dan pendapat terkait isu strategis menyangkut keterbukaan informasi publik (KIP). Dalam pertemuan diketahui KI Jabar membuat patron keterbukaan informasi publik wajib diterapkan oleh setiap OPD di provinsi itu.

Kemudian menyinggung persoalan sengketa informasi publik (SIP), baik Adrian Tuswandi maupun Daan (KI Kalteng), dan Husni (KI Jabar) tampaknya memiliki persamaan persepsi dalam penyelesaian SIP itu.

“Bisa saja KI menolak permohonan sengketa informasi publik, sepanjang majelis komisioner menilai adanya itikad tidak baik atau informasi disengketakan berulang-ulang dalam jumlah banyak pula,” ungkap Adrian. Bahkan, Daan menimpali, pas bagi pihaknya (KI Kalteng, red) belajar memperkuat kelembagaan dan penyelesaian sengketa informasi (PSI) di KI Jabar ini.

Di sisi lain, Wakil ketua KI Sumbar, Arif Yumardi mengakui kalau belajar keterbukaan dan kelembagaan ini, KI Jabar punya nilai lebih dan semangat inovasi dan kolaborasi sangat tinggi.

“KI Sumbar mengakui kalau belajar keterbukaan dan kelembagaan ini KI Jabar punya nilai lebih dan semangat inovasi dan kolaborasi sangat tinggi,” ujar Wakil Ketua KI Sumbar Arif Yumardi.

Di pihak lain, Adrian bersama Daan dan Husni yang melakukan diskusi terkait sengketa informasi publik dengan satu kesimpulan.

“Bisa saja KI menolak permohonan sengketa informasi publik, sepanjang majelis komisioner menilai adanya itikad tidak baik atau informasi disengketakan berulang-ulang dalam jumlah banyak pula,” tutur Adrian.

KI Kalteng menyatakan kekagumannya pada pola KI Jabar mengelola kelembagaan dan tata kelola anggaran yang dinilai cukup bagus. hal ini disampaikan Komisioner Wakil ketua KI Kalteng, Setni Betlina dan juga Arif Yumardi.