Malam Tahun Baru, BNN Solok Temukan 8 Orang Positif Gunakan Narkoba

Ketua BNN Kabupaten Solok bersama tim gabungan melalukan razia pengunjung pada sejumlah cafe pada malam pergantian tahun 2017.
Ketua BNN Kabupaten Solok bersama tim gabungan melalukan razia pengunjung pada sejumlah cafe pada malam pergantian tahun 2017. Foto : Fernandez
Ketua BNN Kabupaten Solok bersama tim gabungan melalukan razia pengunjung pada sejumlah cafe pada malam pergantian tahun 2017.
Ketua BNN Kabupaten Solok bersama tim gabungan melalukan razia pengunjung pada sejumlah cafe pada malam pergantian tahun 2017. Foto : Fernandez

Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian dan sub Denpom Kabupaten Solok merazia sejumlah tempat yang diduga dimanfaatkan menjadi ajang pesta narkoba pada malam pergantian tahun 2017.

Setidaknya, tim gabungan berhasil mengamankan delapan orang yang terindikasi positif mengkonsumsi narkoba berbagai jenis.

Dari informasi dihimpun, razia gabungan mulai digelar dari pukul 22.00 WIB, Minggu 31 Desember 2017 hingga pukul 02.00 WIB, Senin 1 Januari 2018.

Adapun razia menyasar sejumlah titik yang disinyalir menjadi tempat dilaksanakan pesta narkoba dan juga sekaligus mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Salah satunya, Cafe karaoke musik ‘Cap Cip Cup’ yang ada di Kawasan Saok Laweh atau perbatasan antara Kabupaten Solok dengan wilayah Kota Solok. Dilokasi itu, petugas melakukan tes urin terhadap 13 pengunjung.

“Dari hasil tes urine, dua orang positif terindikasi mengkonsumsi narkoba jenis Sabu, satu pria dan satu wanita,” kata Kepala BNN Kabupaten Solok Azizurrahman, Senin (1/12/2018).

Tak puas sampai disitu, petugas juga menyisir lokasi lain yang diduga kuat dimanfaatkan untuk pesta narkoba dimalam tahun baru.

Tim bergerak ke kawasan KUD Simpang Perumnas Batu Kubung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Pada lokasi ini, petugas kembali mengambil sampel urine dari 18 orang.

Hasilnya, empat orang laki-laki positif menggunakan narkoba jenis ganja. Seorang lainnya mengkonsumsi benzo dan satu lagi terindikasi positif mengkonsumsi sabu.

“Delapan orang yang terindikasi positif komsumsi narkoba itu sudah kita bawa ke kantor untuk proses lebih lanjut dan pengembangan kasus,” pungkasnya.

[Fernandez]