Mengenal ‘Varian Delta Plus’ dan Gejalanya

  • Bagikan
Mengenal Varian Delta Plus Gejalanya
Ilustrasi Varian delta plus

Padang – Varian baru dari Corona kini telah muncul, apa sebenarnya varian tersebut? virus ini disebut Varian Delta Plus dan ditemukan pertama kali di India.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganggap varian baru  ini harus diwaspadai (variant of concern), lantaran Varian Delta menjadi penyebab gelombang kedua pandemi di India.

Apa itu Varian Delta?

WHO melabeli varian ini sebagai varian Delta bukan untuk menggantikan nama ilmiah, melainkan sebagai nama yang dipakai secara umum di ruang publik.

Selain itu, varian Delta mengalami mutasi menjadi Delta Plus atau nama resmi AY.1 atau B1617.2.1.

Mengutip dari DNA India Varian Delta Plus adalah bentuk baru dari varian Delta atau B1617.2 yang pertama kali teridentifikasi di India.

Baca Juga :  Kurangnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Aturan, Berimbas Pada Anak

Perbedaan Varian Delta Plus dengan Varian Delta

Perbedaan mutasi Varian Delta Plus berbeda dengan varian Delta atau B1617.2, yakni pada protein K417N. Mutasi yang sama juga ditemukan dalam varian Beta (B1351) dan varian Gamma (P1).

Delta Plus alias AY.1. merupakan mutasi dari virus corona varian Delta atau B1617.2 yang pertama kali ditemukan di India.

Gejala Penderita Varian Delta Plus

Dari laporan gejala umum yang terdapat pada penderita Varian Delta Plus hampir sama dengan virus sebelumnya, seperti sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, atau demam.

Para peneliti menyatakan belum ada indikasi bahwa varian dan mutasi terbaru tersebut memicu gejala yang lebih parah. Namun faktanya Varian Delta Plus atau AY.1 kebal terhadap terapi antibodi monoklonal.

Baca Juga :  Per 1 Februari 2021, Penjual Pulsa dan Kartu Perdana Akan Dikenai Pajak
  • Bagikan