Kabupaten Tanah DatarPemerintah

Pekerjaan Terkesan Dipaksakan, 10 Proyek Di Tanah Datar Gagal

3483
×

Pekerjaan Terkesan Dipaksakan, 10 Proyek Di Tanah Datar Gagal

Sebarkan artikel ini
Fhoto : Salah satu proyek gagal pada tahun 2018 di Tanah Datar yakni pembangunan gedung polyklinik RSUD Ali Hanafiah Batusangkar. (Ddy)

TANAH DATAR, KABARSUMBAR – Terkesan pengerjaan proyek yang selalu tergesa-gesa dan dikejar waktu, menyebabkan banyaknya pekerjaan yang tidak selesai dan banyak proyek yang gagal.

Informasi yang didapat kabarsumbar jika selama tahun 2018 lalu terdapat 10 buah proyek tender milik Pemkab Tanah Datar yang gagal dan ditutup.

Kabag Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Setdakab Tanah Datar Mustika Suarman, Selasa (29/01) di ruang kerjanya mengatakan, ada 124 pekerjaan yang ditenderkan dan 10 diantaranya yang ditutup dan gagal dilaksanakan.

“Nilainya cukup banyak, dana itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).” tutur Mustika.

Mustika mengatakan, ini permasalahan yang kerap terjadi, disebabkan oleh lamanya memasukan perencanaan oleh OPD terkait sehingga waktu sangat singkat untuk dilaksanakan.

Seharusnya sebut Kabag LPSE ini, OPD yang sudah memiliki anggaran sudah membuat perencanaan di awal tahun dan segera dimasukan ke pihak LPSE agar waktu pengerjaan dapat segera dilakukan.

“Alasan lainnya, karena terlambat lelang. Itu memang ada perubahan sistem LPSE dari versi 42 ke versi 43 sesuai Perpres pada tahun kemarin. Namun, pada umumnya disebabkan oleh tidak cukup waktu karena ketidak siapan OPD yang tidak matang untuk melakukannya,” terang Mustika.

Dengan gagalnya proyek tersebut imbuhnya, tentu azas manfaat bagi pembangunan fisik tidak dapat dirasakan dan bermuara pada terganggunya pekerjaan OPD yang bersangkutan.

“Jika OPD menganggarkan kembali bisa saja dapat kembali dilakukan, namun hal itu tentu terlambat dari rencana awal. Seharusnya sudah dapat dinikmati,tapi harus menunggu tahap pembanguan,” ucapnya.

Beberapa proyek gagal yang masuk kategori besar pada tahun 2018 tersebut ujar Mustika adalah pembangunan polyklinik RSUD. Ali Hanafiah Batusangkar, mobiler peralatan rumah tenun di Lintau Buo, kemudian dari non fisik seperti databes perubahan dan berbagai proyek lainnya. (Ddy)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.