HukumKabupaten SolokPeristiwa

Pengusaha Emas Dirampok, 300 Juta Melayang

1600
×

Pengusaha Emas Dirampok, 300 Juta Melayang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi perampokan
Ilustrasi perampokan.
Ilustrasi perampokan
Ilustrasi perampokan.

SOLOK, KABARSUMBAR – Seorang pedagang emas kembali menjadi sasaran keganasan para perampok di kawasan Jorong Taratak Pauh, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Senin (28/5/2018) kemarin.

Aksi perampokan yang dilakukan dengan menggunakan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) ini merupakan kali kedua terjadi di Kabupaten Solok, selama kurun waktu dua tahun terakhir.

Korban sendiri diketahui bernama Hendrison (51), warga Jorong Panyalai, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok yang setiap pekan berjualan emas di Pasar Taratak Pauh tersebut.

Korban pun hanya bisa pasrah dan tak bisa berbuat apa-apa, saat lima orang kawanan perampok menggasak uang miliknya. Akibatnya, uang sebanyak Rp 300 juta milik korban pun berhasil berpindah tangan ke kawanan perampok tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Kabarsumbar, kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dimana saat itu, korban baru saja selesai berjualan di tokonya.

Ketika hendak berniat pulang ke rumah, datang seorang pelaku yang menggunakan masker dan meminta korban keluar dari mobilnya. Namun, melihat gelagat mencurigakan dari pelaku, ditambah saat itu kondisi hujan deras, korban menolak keluar dari mobilnya.

Melihat korban tak mau turun, salah seorang pelaku lainnya datang dan memecahkan kaca mobil tersebut dengan batu. Melihat kondisi itu, korban berusaha melakukan perlawanan terhadap para pelaku yang mulai beringas dan mengancam dengan mengeluarkan sebilah samurai untuk mengancam korban.

Aksi baku hantam sempat terjadi antara pelaku dan korban, namun perlawanan yang dilakukan korban justru membuat para pelaku kian beringas. Sabetan samurai pelaku membuat tangan kiri korban robek dalam dan luka lebam pada wajah.

Sontak, korban kemudian berusaha berteriak untuk meminta pertolongan kepada warga setempat, namun melihat warga yang sudah mulai ramai, salah seorang pelaku kemudian melepaskan tembakan dengan senjata api miliknya ke udara sebanyak tiga kali. Hal itupun membuat nyali warga setempat ciut dan tak berani mendekat.

Selain menggasak uang hasil penjualan emas, para perampok juga membawa kabur kunci kontak mobil korban jenis Kijang Inova BA 1706 HJ bersama STNK yang tersimpan di dalam dompet gantungan kunci tersebut.

Para pelaku kemudian kabur dengan menggunakan dua sepeda motor matic jenis Honda beat, dengan ciri – ciri sepeda motor beat warna hitam berbonceng tiga dan beat warna merah bonceng dua.Sedangkan korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Solok untukmendapatkan perawatan.

“Dari informasi saksi yang ada di lapangan, para pelaku diduga lari ke arah Danau Kembar menuju Muara Panas,” kata Kapolsek Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Iptu Amin Nurrasid, Selasa (29/5/2018).

Dari hasil menyelidikan sementara, kata Kapolsek, diduga para pelaku sudah melakukan pengintaian terhadap aktifitas korban sebelumnya.

Hal ini juga terlihat dari kondisi mobil korban yang kondisi baut roda kiri belakangnya yang sudah dilepas keempatnya. “ Saat ini kita masih memburu para pelaku yang ciri-cirinya sudah diketahui tersebut,” pungkas Kapolsek.

[Fernandez]

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.