RSAM Bukittinggi Berikan Pelayanan Terbaik Selama Pandemi Covid-19

  • Bagikan
Foto : Ruang rawatan Isolasi Covid-19 Ambun Suri RSAM Bukittinggi

Bukittinggi – RSAM Bukittinggi berusaha memberikan pelayanan tebaik selama pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Dirut RSAM Bukittinggi melalui Humas RSAM Bukittinggi, Mursalman yang akrab disapa Pak Cha tersebut menyampaikan melalui pesan Whatsapp kepada Kabarsumbar.com, Senin 26 April 2021.

Pelayanan Pasien yang dirawat di Ruang rawatan isolasi Covid Ambun Suri selama ini targetnya adalah bahwa RSAM sebagai RS rujukan Covid-19 berupaya Pasien Isolasi Covid-19 yg kami rawat tersebut sembuh dan pulang berkumpul dengan anggota keluarganya.

” Dan itu sejalan dengan program pemerintah, bagaimana kita sebagai pelayanan di fasilitas kesehatan meningkatkan angka kesembuhan penderita Covid-19 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Mursalman mengatakan, pasien yang terkonfirmasi Covid selama pandemi pada Tahun 2020 berjumlah 634 Pasien dan di Tahun 2021 bertambah sebanyak 219 Pasien, jadi totalnya 853 Pasien,” jelas Bapak tiga orang anak ini.

Ia menambahkan, bulan April hampir 70 orang rekor. Pada bulan Februari dan Maret 2021 Ada tren penurunan.

” Malah di akhir Maret sempat Pasien berjumlah 4 orang.Total sampai dengan hari ini udah lebih dari 860 orang pasien,” imbuh pria kelahiran Padang ini.

Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama pandemi berjumlah 87 orang.

” Upaya pencegahan yang kita lakukan terhadap Nakes, karena ini resiko pekerjaan, namun manajemen selalu wanti – wanti ke pada nakes untuk lebih berhati – hati dalam melayani pasien,” terang Humas RSAM Bukittinggi ini.

Mursalman juga membeberkan terkait pengaruh vaksin terhadap Nakes, ia menilai Relatif aman, namun ada juga yg terkonfirmasi pasca vaksinasi yang kedua.

” Menurut ahli bahwa kekebalan tubuh akan terbentuk setelah 28 hari pasca divaksin kedua, mohon doanya, moga nakes kami dalam melayani pasien/masyarakat baik baik saja” tuturnya dengan optimis.

Pihaknya berharap kepada masyarakat dalam melaksanakan aktifitas / rutinitas tidak lengah apalagi kendor dalam melakukan Protokol kesehatan, karena dimasa pandemi atau tanggap darurat ini perlu ikhtiar untuk menghindari diri terkena wabah virus Covid-19.

” Jika itu telah dilakukan, tentu kita berserah diri kepada sang pencipta lagi,” tutur Mursalman Ch.

Sumatera barat sesuai data pantauan Kominfo Sumbar beberapa hari ini megalami peningkatan tajam jumlah pasien positif Covid-19.

Terbanyak pada rabu 21 April dengan penambahan kasus positif sebanyak 514. Terakhir kominfo merilis penambahan kasus pada 26 April 2021 dengan jumlah 321 orang dengan total jumlah warga positif Covid-19 di Sumbar mencapai 36.056 kasus.

  • Bagikan