Siswa Pelatihan BLK Padang Jalani Tes Urine

Peserta pelatihan BLK Padang menjalani tes urine dari BNN Sumatera Barat, Senin 23 Juli 2018. Foto : Istimewa

PADANG, KABARSUMBAR – Balai Latihan Kerja (BLK) Padang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Barat melakukan tes urin terhadap siswa Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di BLK Padang, Senin (23/7/2018).

Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Sumbar, Suryadi Boy mengatakan, tujuan dari tes urin ini agar peserta BLK terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan narkoba pada kalangan peserta BLK dilakukan oleh tim dari bidang Rehabilitasi BNN Sumbar.

“Mereka yang mengikuti pelatihan dan pembinaan di BLK itu dibiayai oleh negara, jadi jika mereka terindikasi oleh narkoba sehingga berdampak buruk pada masa depannya, tentunya akan merugikan negara dan dirinya sendiri,” kata Suryadi.

Suryadi menyebut, peredaran narkoba harus diwaspadai, karena narkoba menyasar segala usia dan tidak memandang jenis kelamin ataupun status dari pemakainya. Jangan sampai nanti, lanjut Suryadi, peredaran narkoba malah masuk ke lingkungan BLK Padang.

Dalam kegiatan itu, ada sekitar 304 peserta BLK Padang yang diperiksa. Pemeriksaan itu dilakukan dengan melakukan pengecekan pada pupil mata dan tes urin yang dilakukan secara random (acak) kepada 50 orang peserta yang ditentukan pihak BNN berdasarkan pengamatan dari tim medis di beberapa kelas kejuruan di BLK Padang.

Tampak peserta BLK antusias menyambut kehadiran tim dari BNN Sumbar.

Sebelum dilakukan pemeriksaan, dilakukan arahan dari anggota BNN Sumbar kepada peserta BLK Padang, setelahnya dokter dari BNN Sumbar langsung melakukan pemeriksaan pupil pada seluruh peserta pelatihan tanpa terkecuali.

Peserta yang ternyata terindikasi akan dilakukan rehabilitasi rawat jalan tanpa mengganggu jam pelajaran siswa (dilakukan di sela-sela waktu istirahat) sebagai upaya penyembuhan total.

Sementara itu, Kepala BLK Padang, Syamsi Hari menyambut positif adanya kegiatan pemeriksaan narkoba kepada peserta PBK BLK Padang. Karena memang peserta yang masuk ke BLK Padang sebelumnya tidak ada dilakukan pemeriksaan narkoba.

“Nanti hasil dari pemeriksaan dari BNN Sumbar ini akan dijadikan acuan untuk kedepannya, sehingga untuk penerimaan yang berikutnya akan diadakan pemeriksaan narkoba kepada setiap peserta yang ingin mengikuti pelatihan dan pembinaan di BLK Padang,” jelas Syamsi Hari.

Syamsi mengungkapkan, jika ada peserta yang terindikasi narkoba, maka mereka akan menjalani rehabilitasi di BNN Sumbar dengan mengikuti prosedur yang ditetapkan sampai mereka sembuh.

Selain itu, ia mengharapkan, dengan adanya kegiatan tersebut akan memperoleh lulusan peserta pelatihan yg bebas dari penyalahgunaan narkoba dan dapat memperoleh hasil lulusan yg kompeten, sehat jasmani dan terbebas dari pengaruh lingkungan pergaulan yang negatif sehingga mereka nanti akan dapat berdaya saing di dunia kerja maupun industri.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...