Sulit Tembus Pasar Nasional, UMKM Padang Masih Terkendala Pengemasan Produk

PADANG, KABAR SUMBAR – Wakil Wali Kota Padang, Sumatera Barat Hendri Septa menyebutkan sulitnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah itu bersaing di pasar nasional karena terkendala pengemasan produk.

“Pelaku usaha di Padang sebagian besar bergerak di bidang kuliner dan untuk menembus pasar nasional harus ada pengemasan yang bagus sehingga makanan yang di pasarkan dapat tahan lama,” katanya di Padang,Jumat (9/8)

Menurutnya pengemasan produk merupakan salah satu faktor penting agar UMKM di Padang lebih leluasa menjangkau pasar yang lebih luas.

“Ini akan menjadi tugas Pemerintah Kota Padang untuk mencari formula yang tepat agar makanan olahan UMKM seperti rendang dan dendeng dapat tahan lama jika di pasarkan secara nasional,” ujarnya.

Bahkan ia tak menampik jika pengemasannya bagus dan tahan lama, pasar untuk produk-produk hasil UMKM Kota Padang dapat menembus pasar internasional.

Selain itu, lanjutnya di era serba digital ini pelaku Usaha UMKM di Kota Bengkuang harus melek teknologi sehingga usahanya tidak stagnan dan mampu merambah pasar yang lebih luas.

“Kalau pelaku usaha tidak melek teknologi, mereka akan tertinggal dan tidak mendapatkan nilai yang lebih dari calon pembeli,” kata dia.

Jika pelaku usaha melek teknologi penjualan tidak hanya secara offline, tetapi bisa dilakukan lebih banyak secara dalam jaringan (online).

Owner Rendang Siti Nurbaya, Ida Nursanti menyebutkan, pertumbuhan rendang Siti Nurbaya cukup bagus, yang tadinya hanya dijual di Sumbar saja, sekarang sudah hampir di seluruh Indonesia, bahkan internasional dengan pemasaran secara online.

Pencapaiannya itu diiringi dengan menjaga kualitas produk, kelengkapan perizinan seperti sertifikasi halal, ISO, BPOM, dan paling penting memilih logistik yang tepat, sehingga barang dpaaat sampai ke tangan konsumen dengan baik.

“Konsisten dalam menjaga kualitas produk, kelengkapan perizinan, dan pemilihan logistik menjadi bagian dari kunci keberhasilannya dalam memasarkan sebuah produk kuliner,” ungkapnya.

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...