Kabupaten SolokPeristiwa

Tim Medis Terjang Banjir, Obati Korban Banjir Solok

462
×

Tim Medis Terjang Banjir, Obati Korban Banjir Solok

Sebarkan artikel ini
emt-rsu-‘aisyiyah-padang-tembus-banjir-demi-layani-masyarakat-korban-banjir-di-kabupaten-solok
EMT RSU ‘Aisyiyah Padang Tembus Banjir Demi Layani Masyarakat Korban Banjir di Kabupaten Solok

Solok – Rumah Sakit ‘Aisyiyah Kota Padang mengirimkan tim medis darurat (Emergency Medical Team/EMT) ke Kabupaten Solok. Mereka diterjunkan untuk membantu korban bencana yang membutuhkan pertolongan.

Tim medis langsung memberikan layanan kesehatan di posko bersama, Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih. Kehadiran mereka menjadi angin segar bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Pada hari pertama bertugas, Jumat (2/1/2026), posko kesehatan EMT RS ‘Aisyiyah langsung dipadati warga.

Warga mengeluhkan berbagai penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Iqbal Nuari, M.Pd, selaku pimpinan tim, mengatakan bahwa pada hari pertama, sekitar 20 warga datang untuk berobat. “Rata-rata mereka adalah korban banjir,” ujarnya di lokasi.

Tim medis yang bertugas terdiri dari dr. Lady Wajusa Putri, Putri Gita Anelia, S.Keb.,Bdn, Raffi Islami Putra, Amd. Keb, Tekesy Dwi Putri, Amd. Keb, dan Masriyanto.

Layanan kesehatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MDMC Sumatra Barat, Lazismu, dan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP).

Perjuangan tim EMT untuk mencapai Muaro Pingai tidaklah mudah. Sebagian tim bahkan harus menerobos banjir di Saniang Baka.

Hujan deras menyebabkan sungai di depan Masjid Saniang Baka meluap. Tim yang membawa obat-obatan sempat terjebak.

Namun, warga setempat membantu mengevakuasi tim dan obat-obatan menggunakan sepeda motor melalui jalan alternatif di tengah malam.

Setelah perjuangan berat, tim akhirnya tiba di Nagari Muaro Pingai. Obat-obatan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya menunggu di posko, pada hari kedua, tim EMT RSU ‘Aisyiyah juga melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga dan posko pengungsian.

Rencananya, layanan kesehatan EMT RS ‘Aisyiyah Padang akan berlangsung selama 4 hari di wilayah utara Kabupaten Solok.

Setelah Muaro Pingai, layanan akan diperluas ke Nagari Saniang Baka, daerah yang paling parah terkena banjir.

EMT RS ‘Aisyiyah berharap, layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat pulih lebih cepat dari dampak bencana, terutama dalam hal kesehatan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.