Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, Kopertis X Ganti Nama LLDIKTI

Menjadi LLDIKTI Wilayah X dengan Tipe A

 

Konferensi Pers & Video Conference tentang Transformasi Kopertis Wilayah X Menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X di Gedung Pustaka, Ruang Video Conference (ICT), di Padang, Rabu (1/8/2017)

PADANG, KABARSUMBAR – Demi meningkatkan mutu penyelanggaraan pendidikan, Koordinasi Perguruan Tinggi (Kopertis) wilayah X berganti nama menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah X Sumatra Barat (Sumbar).

Konferensi Pers & Video Conference tentang Transformasi Kopertis Wilayah X Menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X di Gedung Pustaka, Ruang Video Conference (ICT), di Padang, Rabu (1/8/2017)

“Perubahan nama tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi yang mengamanatkan bahwa pemerintah perlu membentuk LLDIKTI,” kata Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X Sumbar, Herri di Padang, Rabu (2/8/2018).

Ia mengatakan LLDIKTI merupakan satuan kerja di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang mempunyai tugas dan fungsi di bidang fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerjanya.

LLDIKTI tersebut kata dia, harus yang bertanggung jawab kepada Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Sebelumnya, pada Kamis lalu (26/7/2018), menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi, Mohamad Nasir melantik dan mengambil sumpah Herri, MBA dan Yandri sebagai kepala dan sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X di ruang Auditorium Gedung D Lantai 2, Kemenristekdikti.

Dalam hal ini, sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2012 dan peraturan menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi nomor 15 tahun 2018 tentang organisasi dan tata kerja LLDIKTI, Kopertis Wilayah X berubah bentuk menjadi LLDIKTI Wilayah X dengan Tipe A.

Bergantinya nama tersebut juga dengan adanya struktur baru yang terdiri dari Kepala LLDIKTI Herri, untuk sekretaris Yandri, Sekretariat, Kelompok Jabatan Fungsional (Dosen), dan Kelompok Tenaga Ahli.

Untuk Kepala LLDIKTI dipimpin oleh dosen senior yang berstatus pegawai negeri sipil dari salah satu perguruan tinggi yang mempunyai kualifikasi tertentu dan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerjanya.

Sedangkan, untuk sekretariat dipimpin oleh Sekretaris yang mempunyai tugas melaksanakan pemberian layanan teknis dan administratif di bidang peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerjanya.

Untuk sekretariat pada LLDIKTI X Sumbar terdiri atas 4 Pejabat Administrator (Eselon III) dan 9 Pejabat Pengawas (Eselon IV), yang terdiri dari pertama kepala bagian umum (Eselon III), kepala subbagian perencanaan dan penganggaran, (Eselon IV), kepala Subbagian Hukum, kepegawaian, dan tata laksana (Eselon IV), dan kepala subbagian tata usaha dan barang milik negara (Eselon IV).

Ke dua terdiri dari kepala bagian kelembagaan dan sistem informasi (Eselon III), kepala Subbagian kelembagaan (Eselon IV), kepala subbagian sistem informasi dan kerja sama (Eselon IV). Lalu yang ke tiga bagian akademik dan kemahasiswaan (Eselon III), kepala subbagian akademik (Eselon IV), kepala subbagian kemahasiswaan (Eselon IV).

Kemudian terdiri dari bagian sumber daya perguruan tinggi, dan kelompok jabatan fungsional (Eselon III), kepala subbagian pendidik dan tenaga kependidikan (Eselon IV), serta kepala subbagian sarana dan prasarana (Eselon IV).

“Untuk kelompok tenaga ahli yang telah diangkat dan diberhentikan hanya boleh dilakukan oleh Kepala atas persetujuan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi,” kata Herri.

Herri mengatakan semua yang telah dibagi menurut struktur dan jabatannya tersebut memiliki tugas untuk membantu kepala dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing dalam peningkatan mutu penyelenggaraan perguruan tinggi yang ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja LLDIKTI.

“Kami dapat amanat dari Kemenristekdikti untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi, serta bersama-sama bekerja sama dan berkontribusi untuk menghasilkan pendidikan tinggi yang berkualitas melalui pelayanan yang terintegritas,” tutupnya.

(Putri Caprita)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...