BudayaDaerah

Unik dan Bikin Kagum, Ini dia Keunikan Adat Minang

1237
×

Unik dan Bikin Kagum, Ini dia Keunikan Adat Minang

Sebarkan artikel ini
Foto: Ilustrasi Harta Warisan

Padang – Adat Minang merupakan aturan serta tata cara yang berlaku dalam kehidupan harian masyarakat Minangkabau, terutama bagi mereka yang masih bertempat tinggal di Tanah Minang atau Sumatra Barat.

Bagi mereka yang sudah bertempat tinggal di tanah rantau, tak jarang mereka masih memegang teguh adat-adat yang sudah diterapkan oleh anduang puyang atau nenek moyangnya.

Adat istiadat tersebut nantinya akan diterapkan kepada anak dan cucu mereka yang tujuannya, agar adat Minang tetap lestari dan tidak luntur digerus oleh zaman yang semakin berkembang.

Nah, beberapa keunikan adat Minang. Yuk simak!

1. Warisan atau Pusako Jatuh ke Anak Perempuan

Foto: Ilustrasi Harta Warisan

Harta warisan dari keluarga Minang hanya jatuh ke anak perempuan saja. Anak laki-laki tidak berhak mendapatkan warisan dari orang tuanya. Jika sebuah keluarga Minang tidak memiliki anak perempuan, yang berhak menerima warisan adalah keponakan perempuan dari adik atau kakak perempuan.

Tujuan utama dari tradisi ini adalah, menuntut pria Minang untuk mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada orangtuanya.

2. Menjunjung Cita Rasa dalam Setiap Masakan yang dibuat

Foto: Masakan Padang

Masyarakat Minangkabau sangat menjunjung tinggi cita rasa dari setiap masakannya. Menggunakan berbagai macam bumbu, rempah-rempah, dan sedikit sekali dalam penggunaan penyedap rasa.

Tak heran, setiap rumah makan padang yang tersebar di Indonesia laris dan disukai oleh hampir berbagai lapisan masyarakat. Bahkan, rendang makanan khas dari Sumatra Barat masuk ke dalam daftar makanan paling enak no.1 di Dunia pada tahun 2017. Sebagai orang Indonesia dan tentunya orang Minang, kita patut berbangga dan mempertahankan pencapaian tersebut.

3. Perempuan Minang harus Membeli Pria Minang Untuk bisa Menikah

Foto: Artis Asal Minang Afgan dengan Lesung Pipi Manis

Gadis Minang yang sudah berumur cukup untuk menikah dan mau melangsungkan pernikahan, harus membeli calon pasangannya dengan harga yang disepakati oleh keluarga calon suaminya.

Keluarga mempelai wanita juga harus berbesar hati untuk membiayai seluruh keperluan dalam prosesi pernikahan. Adat seperti ini masih dipegang teguh oleh masyarakat Minangkabau khususnya Padang Pariaman.

4. Semakin Tinggi Pendidikan Seorang Pria Minang akan Semakin Tinggi Nilai Jualnya

Foto: Irwasnyah Artis Asal Minang

Ukuran harga dari calon pengantin laki-laki adalah tingkat pendidikannya. Jika dia hanya lulusan SMA, maka harga jualnya akan berbeda dengan laki-laki yang lulusan S2. Kesepakatan harga untuk uang “japuik” atau uang jemput yang diberikan keluarga mempelai wanita bisa disesuaikan juga dengan tingkat ekonominya.

5. Menjual Anak Laki-lakinya Jika Mirip dengan Ayahnya

Foto: Ilustrasi Ayah dan Anak

Jika setelah menikah dan memiliki anak laki-laki yang mirip dengan ayahnya, keluarga Minang akan menjual anak laki-lakinya yang masih bayi kepada saudaranya yang belum memiliki keturunan. Sebenarnya, istilah “jual” di sini hanya sebuah simbolis, dan tidak benar-benar dijual.

Pihak keluarga yang akan membeli memberikan sejumlah uang kepada orang tua anak laki-laki sesuai kesepakatan kedua belah pihak, anak laki-laki tersebut tetap dirawat dan dibesarkan oleh orang tuanya.

Adat seperti ini masih berlaku hingga saat ini, karena masyarakat Minangkabau percaya jika hal tersebut tidak dilakukan, anak laki-laki atau ayahnya salah satu akan meninggal dunia.

Itulah 5 keunikan dari adat Minang yang jarang diketahui banyak orang. Menurut kalian nomor berapa yang paling unik? Selamat membaca.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.