Walikota Solok Raih Anugerah Ayah-Bunda GenRe Award

Walikota Solok Zul Elfian menerima Anugerah Ayah-BUnda GenRE (ABG) yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Camping Ground Kandih, Sawahlunto, Kamis 30 Agustus 2018. Foto : Fernandez
Walikota Solok Zul Elfian menerima Anugerah Ayah-BUnda GenRE (ABG) yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Camping Ground Kandih, Sawahlunto, Kamis 30 Agustus 2018. Foto : Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR – Anugerah Ayah-Bunda GenRe (ABG) Award kategori Penyantun diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit kepada Walikota Solok Zul Elfian.

Penyerahan itu dilakukan dalam kegiatan Jambore dan ajang temu kreativitas GenRe dan Perkemahan Bakti Saka Kencana tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2018, di Camping Ground Kandih, Sawahlunto, Kamis (30/8/2018)

Penghargaan kategori penyantun itu merupakan urutan tertinggi dari penghargaan ABG Award Provinsi Sumatera Barat.

Zul Elfian menerima itu karena telah menunjukkan komitmen, dukungan dan ketokohannya dalam meningkatkan partisipasi remaja dalam program kesehatan reproduksi (GenRe), serta membangun karakter remaja untuk meraih bonus demografi dan Indonesia Emas.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua Kwarda Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat H.Nasrul Abit, Walikota Solok H.Zul Elfian, Kepala Daerah tetangga, Wakil ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka se Sumbar, Para peserta, pembina, serta pendamping.

Kepala BKKBN Sumatera Barat Syahrudin menyampaikan terimakasih kepada kakak KaKwarda 03 Sumbar yang telah berkenan hadir, serta ucapan selamat kepada KaKwarda yang telah mendapat penghargaan tertinggi pramuka dari Kwartir Ranting Nasional, yakni Lencana Melati.

Kegiatan ini diikuti oleh 500 orang peserta dari 17 Kabupaten dan Kota, hanya Kabupaten Mentawai dan Kota Payakumbuh absen.

Selanjutnya, program GenRe merupakan salah satu program dari Bkkbn guna menghadapi masalah remaja, saat ini proporsi remaja yang besar tentu berpengaruh. Usia 10-24 tahun diberikan GenRe guna menyiapkan rumah tangga, pendekatan yang dilakukan yakni melalui wadah PIK Remaja dan Pramuka Saka Kencana yang ada di sekolah ataupun kampus.

Tiga gerakan GenRe yang dilakukan ialah tidak menikah di usia anak, tidak melakukan penyimpangan seksual setelah menikah, dan tidak mencoba narkoba. Saka Kencana merupakan wadah dari pramuka untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang rumah tangga.

Sementara itu, KaKwarda Sumbar Nasrul Abit mengatakan, saat ini harapan bangsa bertumpu kepada generasi muda. Pendidikan karakter yang diberikan di pramuka sudah dimulai sejak dini. “Melalui pramuka kita akan terus bersatu menjaga keutuhan NKRI yang baru saja berulang tahun ke 73,” sebut Nasrul Abit.

Selanjutnya, Nasrul kembali mengingatkan lima tahap kehidupan yang harus dipersiapkan dengan sangat baik melalui pramuka. Lima hal tersebut diantaranya, melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat, serta mempraktekkan hidup sehat.

[Fernandez]

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...