Nasional

Menko PMK Gerakkan Aksi Lintas Sektor Tangani Kesehatan dan Keselamatan Anak

565
×

Menko PMK Gerakkan Aksi Lintas Sektor Tangani Kesehatan dan Keselamatan Anak

Sebarkan artikel ini
menko-pmk-dorong-seluruh-pihak-tingkatkan-keselamatan-anak
Menko PMK Dorong Seluruh Pihak Tingkatkan Keselamatan Anak

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan, kasus meninggalnya balita di Sukabumi menjadi alarm nasional. Pemerintah akan bergerak cepat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Kita wajib introspeksi diri dan bergerak. Kasus ini adalah alarm nasional,” tegas Pratikno saat memimpin Rapat Tingkat Menteri, Jumat (22/8/2025). Rapat membahas Penanganan Penyakit dan Peningkatan Kualitas Kesehatan Balita.

Pemerintah, kata Pratikno, akan membangun sistem pencegahan dini. Data yang tepat menjadi dasar intervensi untuk melindungi anak-anak sejak awal.

“Pendataan yang benar akan memastikan kita bisa bergerak cepat dan tepat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kamis malam (21/8/2025), Menko PMK menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Keesokan harinya, rapat lanjutan diadakan dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Kementerian yang terlibat antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, BPJS Kesehatan, serta Badan Gizi Nasional.

Pratikno menekankan, persoalan kesehatan anak harus ditangani lintas sektor. Bukan hanya pelayanan medis, tetapi juga sanitasi, gizi, literasi keluarga, perumahan layak, dan perlindungan sosial.

Pemerintah akan memperkuat layanan dasar anak. Upaya yang dilakukan meliputi perbaikan SOP layanan kesehatan dan pemberian obat, penguatan peran Posyandu dan Puskesmas, peningkatan sanitasi dan kelayakan perumahan, serta memastikan anak dari keluarga miskin terlindungi lewat identitas resmi dan BPJS Kesehatan PBI.

“Kasus Ananda Raya adalah alarm nasional. Jawaban Pemerintah jelas: perbaikan SOP layanan, pendataan dan jaminan kesehatan, hingga penguatan Posyandu dan Puskesmas,” pungkas Pratikno.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.