Kota SolokPeristiwa

9375 Jiwa Terdampak, Pemko Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

576
×

9375 Jiwa Terdampak, Pemko Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sebarkan artikel ini

Solok Kota – Sabtu, 29/11/2025, Hujan deras yang mengguyur Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat, sejak Rabu, menyebabkan peningkatan debit air Sungai Batang Lembang dan Batang Gawan. Banjir kiriman dari daerah tetangga memperparah kondisi.

Sehingga, sejumlah pemukiman warga di dua kecamatan terdampak tergenang air, menimbulkan risiko terhadap keselamatan jiwa dan kerusakan materil.

“Banjir melanda Kecamatan Tanjung Harapan (Kelurahan Koto Panjang dan Nan Balimo) serta Kecamatan Lubuk Sikarah (Kelurahan Kampai Tabu Karambia, IX Korong, Aro IV Korong, Sinapa Piliang, VI Suku, dan Tanah Garam.

Walikota Solok telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir melalui Keputusan Nomor 100.3.3.3-2212-2025, berlaku sejak 26 November hingga 27 November 2025.

Informasi update terbaru yang di keluarkan BPBD KOTA Solok Sabtu, 29/11/2025 mendata ada 1 Orang korban jiwa atas nama Alfahira Dwi Permata (Tertimpa Pohon Tumbang), Usia 3 Tahun, Alamat Kel. Tanah Garam.

Korban terdampak Total Sementara 2978 KK dengan Total 9375 jiwa dengan rincian,

Kel. Koto Panjang : 246 KK 1061 Jiwa

Kel. KTK : 390 KK 1582 Jiwa

Kel. Aro IV Korong : 235 KK 400 Jiwa

Kel. Ix Korong : 609 KK 1498 Jiwa

Kel. Sinapa Piliang : 197 KK 588 Jiwa

Kel. IV suku : 314 KK 1179 Jiwa

Kel. Tanah Garam : 871 KK 2652 Jiwa

Kel. Nan Balimo : 91 KK 320 Jiwa

Kel PPA : 25 KK 95 Jiwa.

Jumlah rumah warga yang terendam banjir Rumah terdampak banjir adalah

246 Rumah Kel. Kota Panjang

230 Rumah Kel. KTK

235 Rumah Kel. Aro IV Korong

506 Rumah Kel. IX Korong

170 Rumah Kel. IX Sinapa Piliang

272 Rumah Kel. IV Suku

574 Rumah Kel. Tanah Garam

Total Terdampak : 2233 Rumah.

Sedangkan kerusakan fasilitas umum yang terdampak adalah

6 buah Masjid dan 10 Musholla

Sedangkan untuk Infrastruktur adalah, SD 16 Tanah Garam (Rusak Ringan), SD 15 Koto Panjang, SD 07 KTK, SD 04 IX Korong, SD 19 Tanah Garam, SDS IT Alam Golden School, SMP 4, TK Pertiwi Setda Kota Solok, TK Shohibul Quran, KB Harapan Mama, KB Melati Kids, KB Bunda, KB Harapan Bangsa, KB Amanah, KB Harapan Mama, KB Nurut Taqwa (Terdampak banjir dan lumpur).

Laydam yang Rusak : Sungai Banda Taratak, Sungai Batang Gawan, Sungai Batang Lembang KTK, RSUD Banda Pandung, Jembatan Batik, Jembatan Bawah Bungo, IX Korong.

– Ruas jalan simpang depag (gawan) Rusak dengan Panjang 100 m = rencana kerja pemulihan pemasangan box culvert 150×250, tebal 20 cm sebanyak 12 unit) dan pengaspalan kembali.

Sejak hujan intens mengguyur wilayah tersebut, BPBD Kota Solok melakukan pemantauan di titik rawan banjir, berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) serta perangkat kelurahan, dan melakukan pendataan kerusakan serta warga terdampak.

Untuk mempercepat penyaluran bantuan makanan kepada warga yang terkena musibah banjir puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solok terjun langsung membagikan bantuan.

ASN relawan dibawah umur 40 tahun tersebut atas Instruksi langsung Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra untuk penanggulangan bencana banjir yang telah memasuki hari keempat di Kota Solok.

Pada apel gabungan, Jum’at, (28/11/25 ) sore , Wali Kota Ramadhani mengatakan sangat diharapkan dukungan ASN untuk tambahan kekuatan personil dilapangan dalam penyaluran bantuan kepada ribuan warga yang terdampak korban banjir.

Ia mengakui bahwa tahun ini situasi banjir berbeda dari sebelumnya, kali ini banjir yang melanda Kota Solok sangat dahsyad, karena meluapnya Batang Gawan dan Sungai Batang Lembang.

Melihat situasi dilapangan pemulihan tidak akan berlangsung cepat, kita tidak bisa memprediksi dampaknya. Tahun ini sangat berbeda, bencana ini tidak hanya selesai begitu saja. Para relawan perlu didukung secara total oleh ASN, terutama yang berusia di bawah 40 tahun,”ujar Wali Kota.

Sejak awal kejadian, Pemko Solok telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk melakukan penanganan darurat, mulai dari pendataan masyarakat terdampak, evakuasi warga di kawasan rawan, hingga distribusi bantuan logistik. Personel gabungan dari BPBD, Damkar, Dinas Sosial, Satpol PP, TNI-Polri serta relawan turun langsung ke lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama. Ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi.

 

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.