Daerah Padang Panjang Berstatus Zona Kuning Covid-19

Padang Panjang – Kepala Dinas Kesehatan H. Nuryanuwar menegaskan, Kota Padang Panjang saat ini bukan berstatus zona merah melainkan zona kuning, status zona kuning itu ditetapkan oleh Satgas Covid-19 Provinsi Sumbar.

“Saya sudah konfirmasi ke pihak Satgas Covid Provinsi Sumatra Barat, status Kota Padang Panjang zona kuning,” katanya kepada salah satu media via handphone Minggu, 13 September 2020.

Beredar informasi di berbagai media sosial bahwa Padang Panjang berstatus zona merah,informasi tersebut dirilis oleh Pemerintah Pusat serta membuat informasi itu menjadi bahan diskusi banyak pihak.

Nuryanuwar tidak menyalahkan informasi tersebut, hanya saja, status zona merah itu ditetapkan pusat hanya berdasarkan data publish atau pertambahan kasus positif tiap hari.

“Saat Pemerintah Pusat Pusat mengeluarkan rilis beberapa hari lalu, kebetulan kasus positif kita kebetulan sedang meningkat, dengan menggunakan data publish itu, Padang Panjang dinyatakan zona merah,” jelasnya.

Berbeda dengan pusat, Satgas Covid Pemprov Sumbar dalam menetapkan status satu daerah menggunakan onset dengan 15 indikator. Selain pertambahan kasus, indikator diantaranya ialah angka kematian, jumlah pasien sembuh, PDP, ODP, serta jumlah tes swab.

“Data diolah sekali seminggu berdasarkan 15 indikator tersebut. Setelah dievaluasi, Padang Panjang masih berada di zona kuning, dalam minggu ini kasus memang bertambah, namun yang sembuh juga bertambah dan hingga saat ini tidak ada pasien meninggal,” katanya.

Hingga hari ini, lanjut Nuryanuwar, akumulatif jumlah pasien positif di Kota Padang Panjang berjumlah 98 orang. Dari 98 orang itu, 57 telah sembuh dan 41 orang masih menjalani isolasi.

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19, Nuryanuwar kembali mengingatkan segenap lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kedisiplinan masyarakat sangat diperlukan dalam menekan penyerbaran Covid-19,” tegasnya.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...