LLDIKTI Hadir Untuk Permudah Urusan Administrasi Perguruan Tinggi Swasta

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof Herri, MBA saat menyerahkan SK Menristekdikti tentang Izin Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta dan Izin Pembukaan Program Studi baru di ruang sidang lantai 2, Rabu (9/11/2018).
Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof Herri, MBA saat menyerahkan SK Menristekdikti tentang Izin Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta dan Izin Pembukaan Program Studi baru di ruang sidang lantai 2, Rabu (9/11/2018). Foto : Ikhlasul Ikhsan

PADANG, KABARSUMBAR – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) hadir bertujuan untuk memudahkan segala urusan administrasi perguruan tinggi dengan cara mempercepat layanan tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof Herri, MBA saat menyerahkan SK Menristekdikti tentang Izin Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta dan Izin Pembukaan Program Studi baru di ruang sidang lantai 2, Rabu (9/11/2018).

Dikatakan Herri, Perguruan tinggi cukup fokus saja pada peningkatan mutu dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Adapun inovasi yang sudah dilakukan LLDIKTI Wilayah X dalam layanan, seperti penilaian jabatan akademik dosen melalui aplikasi PAK online. Kemudian, Usulan jabatan akademik dosen Asisten Ahli, Lektor 200, dan Lektor 300 sejak Mei 2018 hingga Desember 2018 lalu, sudah bisa diusulkan secara online melalui Aplikasi PAK LLDIKTI Wilayah X.

“Sejak adanya aplikasi ini, saat mengusulkan jabatan akademik dosen tidak perlu repot membawa berkas lagi, cukup diusulkan secara online. Dari usulan yang masuk baik Asisten Ahli, Lektor 200, dan Lektor 300 sejak Mei 2018 sampai dengan Desember 2018, sebanyak 260 dinyatakan lulus. Asisten Ahli lulus sebanyak 166 orang, Lektor 200 sebanyak 71 orang, dan Lektor 300 sebanyak 23 orang,” jelas Prof. Herri.

Dilanjutkan Herri, selain Aplikasi PAK, LLDIKTI Wilayah X juga sudah memiliki Gugus Layanan Mutu (Gulamu). Hal ini, disebut Herri, merupakan layanan bagi perguruan tinggi di bidang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Audit Mutu Internal (AMI), dan Akreditasi Program Studi (APS) serta Akreditasi Perguruan Tinggi (APT).

“Misalnya dokumen SPMI yang belum sempurna, bisa dikonsultasikan kepada LLDIKTI Wilayah X baik itu dalam bentuk pelatihan ataupun pendampingan. Begitu juga dengan audit mutu internal, akreditasi program studi, dan akreditasi perguruan tinggi,” kata Herri.

Caranya, kata Herri ialah dengan mengusulkan kepada LLDIKTI Wilayah X sesuai dengan kebutuhan PTS masing-masing. Hal ini dilakukan agar setiap layanan dalam peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepri) tepat sasaran.

“Fokus LLDIKTI Wilayah X adalah peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi. Untuk itu, kami terus berupaya mengembangkan inovasi agar layanan semakin baik dan berkualitas,” pungkasnya.

[Ikhlasul Ikhsan]

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...