Nagari Kotobaru Gandeng Semua Unsur Perangi Narkoba

Nagari Kotobaru Gandeng Semua Unsur Perangi Narkoba
Nagari Kotobaru Gandeng Semua Unsur Perangi Narkoba
Nagari Kotobaru Gandeng Semua Unsur Perangi Narkoba
Nagari Kotobaru Gandeng Semua Unsur Perangi Narkoba

SOLOK, KABARSUMBAR-Beranjak dari keprihatinan terhadap tingginya kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Seluruh perwakilan lembaga di nagari menandatangani kesepakatan bersama, selepas pelaksanaan sosialisasi bahaya penyalagunaan narkoba di aula lantai 1 Masjid Agung Nurul Mukhlishin Islamic Center, di Koto Baru, Selasa (19/6/2018).

Kesepakatan guna menyelamatkan generasi muda dan kondisi sudah sangat mengkhwatirkan, perlu reaksi cepat dan penanganan. “Kondisi saat ini sudah sangat menghawatirkan, kalau tak cepat disikapi kita khawatir, akan ada lost generation di nagari Kotobaru,” kata Ir.H.Johni Dt Rajo Sulaiman ketua Forum Masyarakat Peduli Nagari Kotobaru sela kegiatan.

Johni menungkapkan, kekhawatiran itu kian bertambah menyusul terungkapnya pelaku bersama barang bukti narkoba dalam jumlah besar pada bulan Ramadan lalu di nagari berpenduduk terpadat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Lantaran itu, pihaknya bersama forum masyarakat peduli nagari menginisiasi gerakan bersama pemerintah nagari, BMN, KAN, Ipekos, MUN, LPMN, PKK, LPTQ, perantau Perwako dan Bundo Kandung dalam memerangi tindak penyalahgunaan narkoba di nagari itu.

“Upaya itu telah kita lakukan dengan mengumpulkan semua unsur dan warga nagari yang berasal dari TNI dan Polri untuk mendukung dan bersama-sama mensosialisasikan gerakan ini. Dan ini adalah langkah awal untuk gerakan selanjutnya,” terang Johni.

Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba tersebut dihadiri sekitar 300 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur yang ada di nagari. Sementara untuk narasumber, disampaikan oleh kepala BNN Kab. Solok Azizurrahman, Kasi Penindakan dan pencegahan BNN dan Kapolsek Kubung.

Wali nagari Kotobaru Afrizal Khaidir Malin Batuah menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan yang lahir dari masyarakat tersebut. Pihaknya mengaku, dengan adanya gerakan bersama ini, setidaknya telah meringankan beban pemerintah nagari dalam memerangi berbagai penyakit masyarakat, terutama panyalahgunaan narkoba di daerah itu.

Menurutnya, memberantas pekat sejatinya tak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum dan pemerintah semata, namun dituntut kepedulian seluruh warga di nagari itu. Momentum lebaran ini, kata dia merupakan potensi besar untuk memggalang dukungan dan masukan dari masyarakat dan perantau yang pulang kampung.

“Setelah ini kita akan membentuk kelompok penggiat anti narkoba nagari Kotobaru. Para penggiat ini nanti akan kita bekali melalui pelatihan dari aparat penegak hukum dan BNN,” katanya.

Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Kubung AKP Afdimon turut menyampaikan apresiasi terhadap gerakan yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Menurutnya, sejauh ini nagari Kotobaru merupakan yang pertama yang melaksanakan kegiatan seperti ini di Kabupaten Solok.

“Kita sangat apresitif terhadap masyarakat yang peduli dengan keselamatan generasi mudanya. Kami dari aparat penegak hukum, siap mendukung dan membantu masyarakat dalam memberantas pekat di nagari Kotobaru,” ujarnya.

[Fernandez]