Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang tengah berupaya mengoptimalkan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) untuk mewujudkan kota sehat.
Upaya ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar selama dua hari, Rabu (10/9/2025) dan Kamis (11/9/2025), di Gedung Bagindo Aziz Chan.
Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Padang, Mairizon, membuka acara tersebut mewakili Wali Kota Padang.
Mairizon menegaskan, UKS/M memiliki peran penting dalam mewujudkan visi Kota Padang sebagai Smart City dan Kota Sehat berlandaskan agama dan budaya.
“Pendidikan bukan hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesehatan peserta didik,” ujarnya.
Pemko Padang menyoroti empat hal utama dalam optimalisasi UKS/M.
Keempat hal tersebut adalah penguatan kolaborasi lintas sektor, pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyediaan layanan kesehatan sederhana, dan integrasi program UKS/M dengan program prioritas pemerintah.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Sumatera Barat, Al Amin, dan Loly Novinces dari Dinas Kesehatan Kota Padang menjadi narasumber dalam FGD ini.
Loly Novinces memaparkan indikator kunci target kota sehat di bidang pendidikan, meliputi regulasi, kelembagaan, implementasi program, pelayanan kesehatan, dan pengawasan.
Target implementasi program mencakup persentase sekolah yang menerapkan konsep Satuan Pendidikan Ramah Anak (>= 71%), Gerakan Sekolah Sehat (>= 50%), dan Sekolah Adiwiyata (>= 80%).
Pemko Padang berharap FGD ini menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan UKS/M di seluruh sekolah.
Dengan komitmen ini, Pemko Padang berharap dapat melahirkan generasi sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.






