RSUD Arosuka Di Tutup Sementara Pasca Satu Warga Meninggal Positif Covid-19

Solok Arosuka – Pasca meninggalnya satu warga Nagari Koto Baru Kabupaten Solok yang dinyatakan Positif Covid-19 setelah hasil Tes Swab nya keluar jumat 15 Mei 2020, Pemerintah Kabupaten Solok mengambil kebijakan untuk menutup sementara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka berdasarkan riwayat dari warga tersebut pernah menjalani perawatan di RSUD tersebut.

Bupati Solok Gusmal Melalui Juru Bicara (Jubir) Penanganan virus corona (Covid-19) Kabupaten Solok, Syofiar Syam menyampaikan RSUD Arosuka di tutup sementara karena akan dilakukan Tes Swab  kepada 31 petugas Rumah Sakit yang Kontak Langsung dengan Pasien Positif tersebut.

“Untuk Saat ini rumah sakit sudah dilakukan penyemprotan  dengan desinfektan serta mengambil Tes Swab terhadap seluruh petugas rumah sakit serta 31 petugas yang kontak langsung dengan pasien,” Ujar Syofiar.

 

Lebih lanjut Syofiar Syam menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten terus melakukan upaya-upaya penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Solok. Sesuai dengan program dan kebijakan penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

 

“Untuk pasien yang hari ini dirawat kita evakuasi ke Rumah Sakit Tentara Kota Solok dan RSUD M.Natsir, dan sambil menunggu hasil pemeriksaan petugas keluar semua, terpaksa RSUD Arosuka kita tutup, dan bagi masyarakat kabupaten Solok yang ingin berobat, agar bias memeriksakan dirinya ke rumah sakit di Kota Solok,” Tutup Syofiar.

 

 Fernandez

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...