Jakarta – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026–2029 membuka ruang partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan terkait rekam jejak para peserta yang telah dinyatakan lulus tahap Tes Penulisan Makalah.
Ketua Pansel, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan bahwa keterlibatan publik menjadi bagian penting dalam rangkaian proses seleksi calon komisioner KPI. Menurutnya, masukan dari masyarakat dapat membantu menelusuri rekam jejak para kandidat secara lebih komprehensif.
Ia menegaskan, panitia sangat mengharapkan kontribusi masyarakat dalam bentuk informasi, opini, maupun pandangan yang berkaitan dengan rekam jejak para calon anggota KPI.
Daftar peserta yang dapat diberikan masukan oleh publik tercantum dalam Pengumuman Ketua Pansel Nomor 04/PANSEL.KPI/2026 tertanggal 18 Februari 2026. Sebelumnya, para peserta juga telah mengikuti tahapan Tes Asesmen Psikologis yang berlangsung pada 9 hingga 12 Februari 2026 di Jakarta.
Pansel membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai informasi terkait rekam jejak para peserta mulai 18 Februari hingga 25 Maret 2026. Masukan dapat disampaikan melalui surat elektronik ke alamat panselkpi@komdigi.go.id.
Panitia memastikan setiap informasi yang diterima akan diperlakukan sebagai data yang bersifat rahasia dan menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam proses seleksi selanjutnya.
Melalui keterlibatan publik, diharapkan proses seleksi ini dapat menghasilkan anggota KPI yang memiliki integritas, kompetensi, serta kredibilitas yang kuat dalam menjaga kualitas ekosistem penyiaran nasional.
Berikut 108 nama peserta seleksi Calon Anggota KPI Pusat periode 2026–2029 yang dapat diberikan masukan rekam jejak oleh masyarakat:
Achmad Abdul Basith
Achmad Risa Mediansyah
Adil Quarta Anggoro
Adrian Azhari Akbar Harahap
Afriendi Sikumbang
Agnes Thesia Sinambela
Agus Salim
Ahmad Farikul Badi’
Ahmad Setyono
Akuat Supriyanto
Aliyah
Amin Shabana
Analisa
Anas Syahirul Alim
Anastasia Kristi Damayanti
Andi Andrianto
Andi Sukmono
Anggi Anandatiya
Apriyanti Marwah
At Prayer
Bagus Ajiwahyu Wulan
Budi Utami
Budi Utomo
Buyung Wijaya Kusuma
Carlos Margondo Pardede
Cecep Suryadi
Dede Zaki Mubarok
Dedi Supriadi
Dickjaya Rio Putra
Eka Jumiati
Ellang Gantoni Malik
Elprisdat
Engelbertus Silubun
Evri Rizqi Monarshi
Evy Wahyuningsih
Farhanuddin
Fauziah Ermasuriaty
Ferdi Setiawan
Fetrimen
Freddy Melmambessy
Fuad
Fuji Samantha
Gazali Solahuddin
Gede Satria
Grathia Pitaloka
Haris H Witharja
Harsen Roy Tampomuri
Hazwan Iskandar Jaya
Heard C. C. Runtuwene
Henry Sianipar
Herfriady
I Made Sunarsa
Ida Bagus Alit Wiratmaja
Ikhwan
Intan Nur Rahmawanti
Irawati Tjipto Priyanti
Jalu Pradhono Priambodo
Kabul Indrawan
Kartika Enda Asam Singarimbun
Kawiyan
Liu Yulianti
M. Adha Al Kodri
M. Mahfudz Mabruri
Mega Ratna Juwita
Meilany Rauw
Mochamad Makrup
Mohamad Cholid
Muchammad Resya Firmansyah
Muhammad Darwinsyah
Muhammad Hasrul Hasan
Muhammad Ikhwan
Muhammad Makmun Rasyid
Muhammad Raihan Febriansyah
Muhammad Suriani Shiddiq
Muharzi Hasril
Mulyo Hadi Purnomo
Neneng Athiatul Faiziyah
Noval Sufriyanto Talani
Noviati Roficoh
Pengasihan Amisan
R Yunus Bina Santoso SS
Rahmadi Sutrisno
Riskal Arief
Rivan Kalalo
Rizky Kertanegara
Rizky Wahyuni
Robert Cenedy
Roni Tabroni
Rosida Simatupang
Sabir Laluhu
Sakinah Fitrianti Baharuddin
Sapardiyono
Septi Rahmawati
Septiawan
Sonakha Yuda Laksono
Supadiyanto
Sutjiati Eka Tjandrasari
Syafruddin Pohan
Syahrul Ramadhan
Syaiful Halim
Syamsir Bastian
Thomas Bambang Pamungkas
Tri Andri Supriyadi
Tulus Santoso
Wahyudin
Widhie Kurniawan
Yama Pradhana Sumbodo
Zulhiczar Arie Tinarbuko






