Pariaman Siap Angkut Lokomotif dan Gerbong Untuk Museum Kereta Api

Pariaman – Walikota Pariaman Genius Umar menyebut bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan atas lokomotif dan gerbong kereta api yang sudah purna ke PT KAI untuk dibawa ke Pariaman.

Hal tersebut adalah dalam rangka persiapan dibangunnya museum kereta api yang dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan dalam memajukan wisata setempat.

“Beberapa hari lalu kita juga sudah ajukan permintaan ini, dan sekarang saya ajak para kepala OPD Pemko Pariaman untuk melihat langsung kondisi dari lokomotif dan gerbong kereta api tersebut, yang memang nantinya akan kita bersihkan, kita lakukan rehab sehingga menjadi bagus dan indah kembali,” ujar Genius saat melakukan kunjungan ke stasiun KAI Simpang Haru pada Sabtu, 1 Agustus 2020.

Menanggapi hal tersebut, Kadivre II PT. KAI Wilayah Sumbar, Insan Kesuma secara langsung menyampaikan bahwa pihaknya telah menyetujui permintaan walikota Pariaman itu.

“Lokomotif yang kita siapkan dan telah memasuki masa purna bhakti yakni lokomotif dengan nomor BB 303 78 10 yang merupakan tahun pembuatan tahun 1978, sedangkan untuk gerbong kita akan serahkan salah satu gerbong kereta api yang sempat viral dengan merek Dang Tuangku dengan tahun pembuatan 1958,” ujar Insan.

Nantinya, pihak PT. KAI juga siap untuk membantu pengangkutan lokomotif dan gerbong ini menuju Stasiun Kota Pariaman. Bahkan, pihaknya juga mempunyai tenaga ahli untuk men-design ulang sesuai keadaan aslinya semasa kereta api ini di puncak kejayaannya.

Kota Pariaman sendiri mempunyai sebuah sejarah tentang perkeretaapian di Indonesia. Stasiun Pariaman dan jalurnya dibangun sekitar tahun 1891-1894, dan  pertama kali digunakan pada tahun 1908 oleh Belanda. Karena itu, Stasiun Pariaman telah dicatat sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang ada di Kota Pariaman.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...