PemerintahSumatera Barat

Pemkot Pariaman Laporkan Dampak Bencana ke Gubernur, Minta Normalisasi Sungai

243
×

Pemkot Pariaman Laporkan Dampak Bencana ke Gubernur, Minta Normalisasi Sungai

Sebarkan artikel ini

Pariaman – Bencana hidrometeorologi menerjang Kota Pariaman, Sumatera Barat. Puluhan rumah dilaporkan rusak akibat kejadian ini.

Pemerintah Kota Pariaman telah melaporkan dampak kerusakan tersebut kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.

Laporan disampaikan melalui rapat daring, Senin (5/1/2026) malam.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengungkapkan banjir dan angin kencang menyebabkan kerusakan signifikan.

“55 rumah rusak, 10 di antaranya rusak berat,” kata Yota.

Selain rumah, lahan pertanian juga terdampak.

“Lebih kurang 800 hektare lahan pertanian terdampak,” imbuhnya.

Yota berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat membantu menormalisasi Sungai Batang Mangor sepanjang 14 km.

Sungai Batang Mangor kini berada di zona merah akibat abrasi yang mengancam lahan pertanian dan permukiman warga.

“Kami berharap penanganan dari Pemprov Sumbar sesegera mungkin,” tegas Yota.

Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Dia meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, dan melakukan pelaporan berkelanjutan.

Rapat daring ini diharapkan memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Pariaman dalam penanganan dan mitigasi bencana.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.