Adanya Pemilihan Dua Kali, Satu TPS di Solok Selatan Ulang Pemungutan

Solok Selatan – Pada Pilkada Serentak 2020 KPU Solok Selatan, Sumatera Barat bakal melakukan pemungutan suara ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 9 Lubuk Gadang pada Minggu, 13 Desember 2020.

Pemungutan ulang dilakukan karena dua pemilih yang memilih sebanyak dua kali di TPS yang berbeda.

“Surat Bawaslu merekomendasikan PSU di TPS 9 Lubuk Gadang karena dua pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali,” kata Ketua KPU Kabupaten Solok Selatan Nila Puspita saat dihubungi Antara di Padang Aro, Jumat (11/12) malam.

Ia menjelaskan pemilih tersebut masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) TPS 3 serta juga mendapatkan surat pemberitahuan memilih.

“Mereka merupakan pasangan suami istri memilih di TPS 3 Lubuk Gadang Utara,” ujarnya.

Karena memiliki kartu tanda penduduk di Durian Tarung Nagari Lubuk Gadang, kemudian mereka  memilih di TPS 9 Lubuk Gadang dengan menggunakan KTP sebagai daftar pemilih tetap tambahan (DPTb).

Ia akan menindaklanjuti tidakan tersebut yang termasuk tindak pidana dengan sanksi pidananya 36 bulan dan maksimal 108 bulan dengan denda Rp36 juta dan maksimal Rp108 juta.Namun, prosesnya di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Ini harus diproses,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Solok Selatan M. Anshar mengatakan bahwa penemuan pemilih yang memilih di dua TPS itu hasil penelitian Panwascam Sangir dari laporan masyarakat.

“Pertama di TPS 3 Tanggu Akar Lubuk Gadang Utara karena masuk ke dalam DPT, kemudian memilih di TPS 9 Lubuk Gadang karena memiliki KTP di Durian Taruang, Lubuk Gadang sebagai pemilih tambahan,” ujarnya.

Terkait dengan unsur pelanggaran hukum, dia mengatakan bahwa pihaknya bersama Sentra Gakkumdu akan membahasnya.

“Keduanya segera kami panggil,” ujarnya.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan diikuti tiga pasangan calon, yakni Khairunas-Yulian Efi (Golkar, Demokrat, dan PPP), Abdul Rahman-Rosman Efendi (Gerindra, PKS, dan NasDem), Erwin Ali-Marwan Effendi (PAN, Partai Berkarya, PKB, dan PBB).

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...