Mahasiswa Unitas Padang Belajar Langsung Politik Hukum Di DPRD

Padang-Mahasiswa dari Universitas Taman Siswa (Unitas) Padang mengunjungi gedung DPRD Sumbar, Selasa (15/3/2022). Kunjungan tersebut untuk belajar tentang politik dan hukum secara langsung.

Kunjungan mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi di ruang rapat khusus II DPRD. Sementara rombongan mahasiswa dipimpin oleh Ketua Senat Unitas Padang Buiziardi.

Ketua Senat Unitas Padang Buiziardi mengatakan, tujuannya datang membawa mahasiswa yaitu belajar mata kuliah politik hukum. Mahasiswa menurutnya, bisa melihat langsung praktek  teori yang selama ini ada di kampus.

“Kita melihat dan mendiskusikan soal politik pembentukan Perda Provinsi Sumatra Barat, karena politik hukum dinilai berperan selama proses berlangsung,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, sejumlah mahasiswa juga memberikan pertanyaan kepada ketua DPRD Sumbar Supardi.

Di antaranya mahasiswa mempertanyakan syarat formil perda masalah politik dan hukum. Saat itu dijelaskan oleh Supardi bahwa DPRD memiliki tiga fungsi sebagai lembaga legislatif, yaitu fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi.

Sementara itu, Supardi menambahkan bahwa DPRD menerima masukan masyarakat apapun bentuknya, makanya penting ada media bisa menyampaikan aspirasinya ke DPRD.

“Ditambah saat ini zaman sudah canggih dan DPRD juga mengembangkan teknologi. Lewat fasilitas itu masyarakat bisa menyampaikan aspirasi usulan dan sebagainya dengan fasilitas itu walaupun belum maksimal,” bebernya.

Ia mengungkapkan, fasilitas yang telah disediakan DPRD Sumbar yaitu aplikasi Asik (Aspirasi Publik).

Lewat aplikasi ini masyarakat mulai dari dapil 1 hingga 8 bisa menyammpaikan aspirasinya ke anggota dewan yang merupakan dapil di daerahnya.

Lewat aplikasi itu juga terangnya, bisa langsung komunikasi dengan dewan dari daerahnya masing-masing.

“Bisa difoto dan disampaikan keluhannya dan DPRD akan menanggapinya. Masyarakat bertanya, DPRD menjawab,” katanya.

Supardi menjelaskan, pihaknya sengaja menerima mahasiswa yang ingin belajar mata kuliah politik hukum.

Dirinya juga menyarankan mahasiswa Tamsis sering melakukan diskusi hukum baik di dalam dan luar kampus.

“Dengan banyak melakukan diskusi akan menambah pengetahuan,” katanya.

Dia mengatakan, banyak saat ini perda sudah ditetapkan. Oleh karena itu, pihaknya perlu mendorong pengawasan terhadap perda dilakukan.

Kemudian soal mengawasi RPJMD Sumbar merupakan salah satu hal yang perlu pengawasan.

Supardi juga mendorong mahasiswa untuk melek informasi dan memberikan masukan dalam segala bidang di Sumbar.

Hal ini ungkap Supardi, karena mahasiswa merupakan generasi perubahan dan kalangan intelektual di tengah masyarakat.