Polda Sumbar Himbau Masyarakat untuk Tidak Balimau Diluar Rumah

  • Bagikan
Foto : internet

Padang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) meminta agar masyarakat tidak melaksanakan tradisi Balimau yang mengundang keramaian.

Balimau merupakan tradisi mandi menggunakan jeruk nipis yang telah berjalan dari puluhan tahun ditengah-tengah masyarakat Minangkabau.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, sesuai instruksi bahwa masyarakat dihimbau melakukan tradisi Balimau di rumah masing-masing.

“Kapolda berharap untuk tidak ada keramaian, jadi untuk sifatnya seperti itu diimbau untuk tidak melakukan mandi balimau.Silahkan kalau ada kegiatan itu dilakukan di rumah saja,” kata Satake Bayu pada Senin, 12 April 2021.

Ia menjelaskan, kepolisian akan diterjunkan ke lokasi-lokasi yang menjadi lokasi favorit untuk Balimau. Hal itu dilakukan guna membubarkan masyarakat yang masih berkerumun dengan tetap menggelar tradisi Balimau.

“Nanti akan dijaga oleh petugas di lokasi-lokasi balimau, supaya tidak terjadi kerumunan dan pasti akan dibubarkan,” tegas Satake.

Selain itu, ia menambahkan masyarakat dapat memahami dan mengerti terhadap kebijakan oleh pihak kepolisian dengan mengimbau untuk tidak berkerumun dalam situasi pandemi Covid-19.

“Tujuannya untuk pencegahan supaya tidak makin banyak, karena Pandemi Covid-19 masih belum selesai,” kata Satake.

Latar belakang dari balimau sendiri membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadan, sesuai dengan ajaran agama Islam, yang dilakukan sehari menjelang masuknya bulan suci ramadhan itu kemudian diwariskan secara turun temurun.

Yang dipercaya selama berabad-abad dan masih berlangsung hingga saat ini. Namun untuk tahun ini, Polda Sumbar mengimbau masyarakat untuk tidak menjalankan tradisi balimau ke karena kondisi Pandemi Covid-19 saat ini.

  • Bagikan