Ribuan Perantau Saniang Baka Pulang dan Untukmu Kami Datang

Menyambut hangat para perantau Saniang Baka di halaman Kerapatan Adat Saniang Baka, Kabupaten Solok, Sumbar. Ferndandez
Menyambut hangat para perantau Saniang Baka di halaman Kerapatan Adat Saniang Baka, Kabupaten Solok, Sumbar. Ferndandez
Menyambut hangat para perantau Saniang Baka di halaman Kerapatan Adat Saniang Baka, Kabupaten Solok, Sumbar. Ferndandez
Menyambut hangat para perantau Saniang Baka di halaman Kerapatan Adat Saniang Baka, Kabupaten Solok, Sumbar. Ferndandez

SOLOK, KABARSUMBAR-Perantau Saniang Baka mendapat sambutan hangat dari Pemrov Sumbar dan Pemkab Solok, Sumatera Barat, Selasa (19/6/2018).

Lima ribu perantau yang pulang basamo di daerah memenuhi lapangan halaman Kerapatan Adat Saniang Baka, Kabupaten Solok. Perantau Saniang Baka menggunakan jalur darat dengan kendaraan pribadi ada 700 unit, armada bus ada 20 unit dan sebagian lagi perantau pulang basamo lewat jalur udara, kata H Rino Kurniawan, Ketum Pulang Basamo 2018, Selasa (19/6/2018).

Momen ini merupakan, momentum perantau Saniang Baka ke 50, dimana perantau tersebar di seluruh Indonesia. Pada agenda itu tampak Gubernur Irwan Prayitno, Senator DPD RI Novi Candra, Walikota Solok Zulelfian, Cawako Padang Emzalmi, Dirut Bank Nagari Dedy Ihsan, serta sejumlah tokoh lainnya.

“Pulang Basamo tahun ini ‘Untukmu Kami Datang‘ yang artinya dapat berbagi kebahagiaan dan berbuat baik untuk Nagari Saniang Baka yang akan dimusyawarahkan dalam agenda Mubes dengan menggumpulkan aspirasi dari seluruh DPC perantau Saniang Baka yang tersebar di Indonesia, dan luar negeri, seperti Belanda dan Prancis,” kata Rino Kurniawan.

Akan menampung aspirasi para perantau maupun dari anak nagari salah satu nya adalah membicarakan tentang pembangunan nagari fisik maupun non fisik. Para perantau akan mengikuti sejumlah agenda sepekan lamanya, terhitung 17-25 Juni 2018. Agenda tersebut, yakni tentang bidang keagamaan, olahraga, pawai alegoris, permainan tradisional pacu karung, pacu kelereng, pacu sendal tangkelek tampurung, jalan santai, trabas serta agenda lainnya.

“Pada puncaknya nanti pelepasan perantau kembali ke daerah masing-masing, yang akan dilakukan oleh Ketum Ikatan Warga Saniang Baka Indonesia, Mulyadi Badiamin, dan panpel Jumnaili,” katanya.

Warga Saniang Baka, Mirwan, 52, merasa sangat antusias sekali dengan kepulangan ikatan keluarga saniang baka tahun ini,dan berharap kepulangan para perantau ini bisa berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat dan peningkatan infrastruktur dinagari saniang baka.

“Semoga tradisi pulang basamo ini bisa terlaksana kembali ditahun depan,” pintanya.

[Fernandez]