OJK : Fit Proper Test Calon Direksi Bank Nagari Masih Tunggu Kelengkapan Berkas

Padang – Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat Darwisman menyatakan, jika saat ini proses Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap lima Calon Direksi Bank Nagari masih dalam tahap melengkapi kelengkapan administrasi dan dokumen.

Darwisman sendiri menampik adanya kabar jika berkas kelima calon dikembalikan oleh OJK Pusat.

“Jadi jika ada informasi dikembalikan itu tidak benar, saat ini (sedang) diproses dan diteliti oleh OJK Pusat,” kata Darwisman usai melakukan pertemuan dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di kantor OJK Sumbar, Padang, Selasa 14 Januari 2020.

Namun, Darwisman sendiri tidak menampik adanya kekurangan berkas dokumen terhadap para calon Direksi Bank milik pemerintah Sumbar tersebut.

“Biasanya, ada perbaikan berkas, atau kekurangan dokumen A, dokumen B, kalau tidak lengkap, ya diminta dilengkapi,” sebut Darwisman.

Sementara itu, apakah proses kelengkapan itu akan bisa terealisasi menjelang habisnya masa jabatan Direksi Bank Nagari saat ini, Darwisman menyebut, hal itu tergantung dari kelengkapan berkas tersebut.

“Iya, itu tergantung proses kelengkapan dokumen, kan habisnya (Direksi saat ini) 16 Februari, jadi ada satu bulan lagi, jadi tergantung kawan-kawan di Bank Nagari, jika telah lengkap, maka akan diproses lebih lanjut (uji kelayakan),” kata Darwisman.

“Tetapi, jika berkas dokumen belum kunjung dilengkapi, ya, OJK sifatnya hanya menunggu. Untuk waktunya, iya 30 hari, atau 45 hari kalender kerja,” pungkas Darwisman.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, pemegang saham telah mengajukan lima Calon Direksi Bank Nagari periode 2020-2024 ke OJK guna dilakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan.

Namun, hingga saat ini, uji kelayakan itu belum dilakukan, karena terkendala berkas yang belum terlengkapi.

Hal ini pun berkaitan dengan habisnya masa jabatan Direksi saat ini pada 16 Februari 2020 mendatang.

Sedangkan, berdasarkan informasi OJK, proses Uji Kelayakan dan Kepatutan membutuhkan waktu sekitar 30 hari atau 45 hari kalender kerja.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...