Suka Rendang Lokan, Hubungi Sonialis

Rendang lokan oleh-oleh khas Minangkabau
Rendang lokan oleh-oleh khas Minangkabau

Minangkabau tidak terlepas dengan aneka ragam masakan khas. Tidak hanya rendang, sate dan sala lauak. Kini jangan cemas, rendang rasa lokan telah hadir dalam kemasan, praktis dan bisa di bawa kemana-mana. Tidak hanya itu, varian pun beragam, tidak hanya satu varian saja.

Salah seorang resseler saat bincang-bincang di kawasan GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat mengatakan, rendang lokan merupakan makanan khas minang, hanya yang membedakan ialah kemasan. Jika, sedang berada di rumah makan Padang, tentunya hanya bisa mencicipi masakan itu saat berada di sana atau sedang makan bersama keluarga, sahabat dan mungkin saat sedang tour.

“Nah, kalau radang lokan yang kami jual ini bisa di bawa pulang ke rumah sembari menikmati masakan istri saat makan malam atau siang,” ujar resseler, Sonialis di Padang, Selasa (26/9/2017).

Da Bro, sapaan Sonialis itu menambahkan, radang lokan yang ia jajakan untuk pencinta kuliner beragam variannya, mulai lokan pakis, lokan, lokan kacang merah dan lokan jengkol. Hebatnya lagi sambungnya, jika ada yang pree order (pesan dahulu baru dibuatkan-red), seperti randang kacang merah dan jengkol. Sehingga, memberi pelayanan pesanan kepada para penikmat kuliner atau pecinta masakan randang (rendang-red) lokan.

“Pesan sekarang besok diantar jika dalam kota Padang atau dikirimkan via jasa pengiriman barang bagi yang berada di luar kota,” ungkap Da Bro.

Untuk reservasi atau pemesanan dapat menghubungi Da Bro di nomor kontak person/Whatsapp 081267441666 dan juga tersedia www.qabau.com. Soal harga, tidak mahal-mahal, satu pack dengan berat 250 per gram hanya Rp65 ribu di luar ongkir. Da Bro ini kerap santai di kawasan GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat.

Sekadar diketahui komposisi ialah lokan (kerang air tawar), santan, cabe, bawang, lengkuas, jahe, dan rempah-rempah. Tips jika rendang lokan tersebut telah dibuka packnya, bisa disimpan dalam magicom agar tetap awet dengan masa waktu 15 hari.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...