Menyentuh Hati, 4 Karya Buya Hamka ini Wajib Kamu Baca !

  • Bagikan
Potret Buya Hamka: Wikipedia
Potret Buya Hamka: Wikipedia

Tidak hanya menjadi seorang ulama dan tokoh pendidikan di Indonesia, Buya Hamka juga sudah banyak merefleksikan kebebasan berpikirkan melalui berbagai macam karya tulisnya yang menyentuh hati. Berbagai karya yang ditulisnya telah banyak menarik atensi pembaca diberbagai kalangan di Indonesia.

Sebanyak 84 judul buku telah ditulisnya di sepanjang karir hidupnya. Tulisannya pun juga terbit diberbagai macam majalah dan surat kabar.

Mayoritas tulisan Hamka berupa sejarah, budaya Minangkabau, dan kajian Islam. Gaya penulisan yang sederhana membuat karya Hamka banyak digemari. Lalu, Manakah yang paling membuat hati tersentuh? Yuk kita simak bersama !

 

1. Di Bawah Lindungan Ka’bah (1938)

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Buku novel sekaligus sastra klasik ini diterbitkan di tahun 1938. Di dalamnya menceritakan kisah cinta Hamid dan Zaenab yang harus terpisah karena perbedaan latar belakang sosial serta perjodohan Zaenab denga lelaki lain. Kisah yang menyentuh ini dapat membuat siapapun yang membacanya merasa sesak karena menahan tangis.

Baca Juga :  Pertama kalinya di Sumatera, Padang Raih Piala Adipura Kategori Kota Besar

2. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (1938)

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Novel ini ditulis pertama kali oleh Hamka pada majalah ‘Pedoman Masyarakat’ yang dipimpinnya pada tahun 1938. Mengisahkan tentang masalah keberlakuan adat Minangkabau serta perbedaan latar belakang. Karya ini disebut-sebut sebagai karya terbaik Hamka walaupun pernah dituding menjiplak karya dari Jean Baptiste Alphonse Karr yang judulnya¬†Sous Ies Tilleuls¬†tahun 1932.

3. Merantau Ke Deli (1939)

Merantau ke Deli

Bertemakan persoalan tentang ada Minangkabau, buku ini ditulis tahun 1939 yang pertama kali terbit di majalah Pedoman Masyarakat. Mengisahkan tentang seorang lelaki berdarah minang yang dipadang hina jika menikah dengan seorang perempuan yang berasal selain dari ranah minang. Ia menyebut karyanya kali ini merupakan karya yang paling memuaskan hati diantara tulisan-tulisannya.

Baca Juga :  Sepeda dan Gerobak Penyambung Hidup Bantuan ACT untuk Ibu Desi

4. Di Dalam Lembah Kehidupan (1940)

Di dalam lembah kehidupan

Buku ini berisi kumpulan beberapa cerita pendek (cerpen) mengharukan Hamka yang pertama kali diterbitkan di majalah Pedoman Masyarakat pada tahun 1939. Di dalam buku ini ditulis kisah penderitaan orang-orang kecil, serta kisah kemalangan yang menciptakan empati agar kita lebih peduli dengan nasib mereka.

Dari seluruh karya tulisan Hamka, semuanya memberikan pengaruh positif dan motivasi bagi para pembacanya. Penyampaian pesan dengan cara yang sangat halus membuat pembaca ikut merenungkan berbagai hal dalam hidup ketika membacanya.

  • Bagikan